Sempat Terancam, Fabiano Garang Musim Ini
Madura United FC - Bek asing Madura United FC Fabiano Beltrame membela tim ini sudah sejak 2016. Namun, musim 2018 menjadi karir terbaiknya setelah mengabsahkan diri sebagai bek terproduktif di Liga 1 2018 via sembilan gol yang disarangkannya. Sebelumnya, 1 hanya mencetak tiga gol per musim. Di balik suksesnya musim ini, stoper berkebangsaan Brasil tersebut sejatinya hampir terdepak musim ini bersama Laskar Sape Kerrab. itu terlihat dari rekrutan anyar OK Jhon yang bertipikal pemain bertahan. Ditambah lagi, manajmen klub kebanggsaan warga Pulau Garam mencoba bek berpaspor Serbia Sasa Kolunija. Dia pun masuk dalam rombongan tim kala jalani turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) II 2018. Jika pemain jangkung tersebut resmi diikat oleh tim yang menjuarai Suramadu Super Cup (SSC) 2018. Slot pemain asing waktu itu sudah habis, dan kemungkinan besar pemilik nomer punggung 15 itu akan terhempas. Namun, manajer tim Haruna Soemitro dengan tegas mengumumkan slot asing sudah penuh pada 09 Maret lalu. Adalah, milik Zah Rahan Krangar, Alberto Antnio da Paula, Fabiano Beltrame, dan Nuriddin Davrononv yang masuk slot pemain asing Asia. Sontak, eks Kapten Persela Lamongan ini menjawabnya dengan tampil impresif selama satu musim. Ia tidak hanya tangguh dalam bertahan, tapi bisa jadi solusi dikala pemain Madura United FC mandul di depan gawang lawan. Kini, tim sudah resmi dibubarkan. Fabiano juga sudah dalam kondisi free transfer. Namun, ia dengan tegas mengucapkan masih ingin bertahan jika manajemen mebutuhkan tenaganya. "Ya masih tetap di Madura (United FC), masih ingin tetap, tapi tergantung manajamen akan mempertahankan saya atau tidak," bebernya saat dihubungi. Saat ini, manajemen dan Presiden Klub Achsanul Qosasi masih dalam tahap mengevaluasi komposisi musim ini. Dan, tidak ada satu pun yang sudah jelas akan dipertahankan untuk mengarungi musim depan.***
Skenario 8 Pemain Asing Gagal Berjalan Sesuai Rencana
Madura United FC - Awal Kompetisi Liga 1 2018, Madura United mematok target tinggi sebagai juara. Guna mencapai target tersebut, Madura United merencanakan komposisi tim The Dream Team dan saingan utama jika menilik pada komposisi skuad di awal kompetisi adalah Sriwijaya Fc dan Persija Jakarta. Sayangnya, rencana tersebut gagal berjalan dengan baik setelah dalam perjalanan, komposisi skuad mengalami banyak ujian.Rencana The Dream Team adalah bagian dari perjalanan Madura United musim kompetisi 2018. Namun, The Dream Team yang direncanakan gagal berjalan sesuai rencana karena banyak faktor.Madura United mengusung target tinggi di Kompetisi Liga 1 musim 2018. Juara, adalah target yang dipasang. Hal itu, jelas Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi sebelum launching di lakukan, melihat dari proses pembentukan tim dan agresifitas Madura United dalam berburu pemain di bursa tranfers.Target tinggi tersebut, memang tak lepas dari rencana komposisi skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab. Madura United mengawali dengan rencana akan menggunakan sebanyak 8 pemain asing. Yakni, 4 pemain asing murni sesuai dengan slot yang ditetapkan oleh Operator kompetisi. Yakni, 3 pemain asing non asia dan satu pemain asing asia. Sementara 4 pemain asing lainnya, adalah 4 pemain asing yang sudah naturalisasi. Yakni, Greg Nwokolo, Cristian Gonzales, Onorondie Kuggebe (OK) John dan Raphael Maitimo.Semula, sebagaimana disampaikan Direktur PT PBMB Ziaul Haq untuk komposisi pemain asing, nama Fabiano Beltrame menjadi pemain yang dipertimbangkan karena Madura United sempat melakukan komunikasi dengan Viktor Igbonevo dan Hamka Hamzah. Sementara untuk komposisi pemain asingnya terdiri dari Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, dan Nuriddin Davronov.Sayangnya, rencana awal harus buyar setelah Patrick N’Koyi gagal memberikan menjawab Ekspektasinya bersama Madura United. Sementara di sisi lain, komunikasi dengan dengan Viktor Igbonefo dan Hamka Hamzah juga tidak berjalan mulus. Madura United akhirnya mengubah rencana pembentukan tim. Nama Fabiano Beltrame tetap menjadi bagian dari Madura United dengan memperkuat komposisi lini depan untuk pemain asing yang direncanakan akan diisi Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, dan Nuriddin Davronov untuk mengisi slot pemain asing asia. Noura : Noruddin Davronov atau yang akrab disapa dengan nama Noura menjadi salah bagian dari slot pemain asing Laskar Sape Kerrab pada kompetisi 2018. Sayangnya, skenario kedua tersebut juga gagal berjalan dengan baik. Marcel Sacramento justru tergoda dengan memilih pindah ke Persipura Jayapura. Sementara opsi mendatangkan kembali Peter Odemwingie masih masih tarik ulur antara kedua belah pihak. Peter masih bimbang antara kepastian tetap menjadi pemain atau memilih opsi lain dalam perjalanan kariernya.Puncaknya, Peter Odemwingie menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan kembali bermain di Indonesia dan memilih untuk menjadi pemandu bakat pemain asing dengan memberikan refrensi bagi Madura United terhadap pemain yang dibutuhkan Madura United.Tanpa Peter Odemwingie dan Marcel Sacramento dan Patrick N’Koyi yang sebelumnya sudah pasti dipulangkan, Madura United akhirnya harus kembali mengawali proses seleksi pemain asing. Terdapat Alejandro David Fiorina Racca (Argentina), Stevan Markovic (Montenegro), dan Lamjed Chehoudi (Tunisia) dan juga Sasa Kolunija dan disusul dengan kedatangan Alberto Antonio de Paula.Rangkaian perjalanan proses pembentukan untuk mencari slot pemain asing, akhirnya disudahi dengan menetapkan Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov dan Aloeberto De Paula sebagai pengisi slot pemain asing. Komposisi tersebut direncakana akan dikombinasikan dengan pemain asing yang sudah naturalisasi terdiri dari Greg Nwokolo, Raphael Maitimo, OK John dan Crisitian Gonzales.Dalam perjalanan kompetisi, komposisi the dream team tidak berjalan sesuai rencana. Crustian Gonzales memutuskan pindah ke PSS Sleman, sementara Raphael Maitimo seringkali harus berhadapan dengan cedera yang dialaminya. Lalu bagaimana dengan OK John?. Pemain yang bersiteri perempuan asal Manado tersebut seringkali harus mengalami pertandingan dari bangkui cadangan dan bahkan seringkali tidak masuk dalam rencana permainan pelatih Miloir Seslija.Pindahnya Gonzales ke PSS Sleman, menjadikan komposisi pemain “asing” Madura United tinggal 7 pemain. Jumlah tersebut terus berkurang seiring dengan proses evaluasi kontribusi pemain dengan hanya menyisakan “lima” pemain asing saja, yakni Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov yang kemudian digantikan dengan Milad Zeynedpour, dan Alberto De Paula yang kemudian digantikan Mohammadou Samassa.“Rangkaian perjalanan yang penuh dnegan ujian tersebut, kita sebut sebagai tahun “sial” bagi Madura United. Tetapi, apapun hasilnya dalam perjalanan selama kompetisi 2018 ini, harus disyukuri,” ucap Presiden Klub Madura United, saat membubarkan skuad 2018.*** Skenario 1Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 2Fabiano, Peter Odemwingie, Marcel Sacramento, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 3Fabiano, Peter Odemwingie, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 4Fabiano, Alberto De Paula, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales
Zahrahan Stabil Bersama Madura United
AQ: Sangat Mungkin Dia Tetap di MaduraTiga tahun sejak Madura United resmi diakuisisi, para pemain asing Madura United silih berganti datang. Dari 4 slot maksimal pemain asing yang bisa dimiliki setiap tim peserta kompetisi Liga 1, di skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, hanya terdapat 1 pemain yang secara konsisten tetap bersama Madura United, Fabiano Beltrame. Sementara pemain asing lainnya, silih berganti keluar masuk.Sejatinya, memang sempat ada nama Dane Milovanovic. Pemain yang berstatus pemain asing asia yang berasal dari Australia tercatat bersama Madura United selama satu setengah musim. Tepatnya, saat pelaksanaan TSC tahun 2016 full satu musim.Kemudian pada pelaksanaan Liga 1 musim 2017, pemain yang mengenalkan selebrasi unik itu sempat harus istirahat bersama Madura United dengan digantikan Cameron Watson. Namun, Dane beruntung dalam proses pendaftaran terakhir pemain di paruh musim kedua, kembali lagi bersama Madura United setelah Watson gagal memberikan performa terbaiknya bersama Madura United.Bagaimana dengan persiapan tim musim depan?. Pasca skuad Madura United musim kompetisi 2018 dibubarkan, manajemen Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab masih belum mengumumkan secara resmi rencana rekrutmen pemain. Hingga kini, mereka sebagaimana disampaikan Manajer Madura United Haruna Soemitro masih fokus melakukan evaluasi atas raport seluruh pemain di musim lalu.“Kita akan lebih hati-hati dalam proses rekruetmen pemain nantinya. Pengalaman musim lalu, sudah harus melakukan bongkar pasang pemain di awal musim cukup menjadi pelajaran. Sementara ini, klub masih menunggu agenda resmi dari PSSI tentang kejuaran dan kompetisi yang akan dijalankan nantinya,” ulas Haruna. Terlama - Zahrahan Krangar sangat mungkin bisa mengikuti jejak Fabiano Beltrame yang dalam tiga musim beruntun menjadi bagian dari Madura United. (Foto - HWCP MUFC) Kendati demikian, dari catatan perjalanan tim selama musim kompetisi 2018 ini, Zahrahan Krangar sangat mungkin bisa mengikuti jejak Fabiano Beltrame yang dalam tiga musim beruntun menjadi bagian dari Madura United. Hal itu, merujuk pada progres dalam menjalani kompetisi musim ini.Zahrahan, tercatat sudah menjalani sebanyak 33 pertandingan bersama Madura United. Yakni, 31 pertandingan di Liga 1 dan 2 pertandingan di Piala Indonesia. Dalam catatan selama 32 pertandingan bersama Madura United di Liga 1, Zahrahan tercatat sebagai penyumbang 6 gol atau hanya berselisih 3 gol dari Fabiano Beltrame yang bertindak sebagai top skorer Madura United musim ini. Zah, nama panggilannya juga menyumbang 8 assist selama musim ini, dan catatan tersebut menjadi catatan assist terbanyak yang dilakukan satu pemain di skuad Madura United.“Zahrahan sangat bagus bersama Madura United. Dia konsisten dan tentunya penting bagi Madura United mengapresiasinya,” ungkap Presiden Klub Madura United tanpa mau menyebutkan apakah Zahrahan menjadi salah satu pemain yang akan tetap bersama Madura United musim depan.Selama ini, selain Fabiano yang stabil bersama Madura United selama 3 musim, dan Dane yang sempat mengisi skuad Madura United dalam dua musim, terdapat nama-nama pemain asing yang tidak bertahan lama di skuad Madura United. Hanya segelintir pemain yang tercatat bertahan dalam satu musim, yakni, Erick Weeks Lewis dan Pablo Aracil di skuad tahun 2016. Kemudian terdapat Peter Osasze Odemwingie di skuad tahun 2017 dan Zahrahan Kranggar di musim 2018.Sementara pemain asing lainnya, silih berganti. Sebagian sudah gagal menunjukkan performa terbaiknya sebelum kompetisi bergulir, dan sebagian hanya bermain dalam paruh musim saja. Di musim 2017 lalu, terdapat nama Boubacar Sanogo yang masuk dalam skuad Madura United menggatikan Redouane Zerzouri. Sebelum Redouane bergabung, Madura United sempat menggandengan Luiz Junior Carlos.Sementara di musim 2018, justru lebih banyak pemain yang silih berganti, dimulai dari Marcel Sacramento, Patrich N’Koyi, Alberto Antonio De Paula dan kemudian berganti dengan Mohamadou Samassa.***Data Fakta JumlahGol 6Assist 8Pelanggaran 25Dilanggar Lawan 35Kartu Kuning 5Kartu Merah 0Akurasi Tembakan 49Akurasi Operan 79Akurasi Umpan Silang 43Sukses Dribel 73Sukses Tekel 70
Madura United Tunggu Kepastian Jadwal Kompetisi
Usai melakukan pembubaran tim pasca pertandingan terakhir Madura United di Liga 1 beberapa waktu, Madura United masih belum mengumumkan rencana rekrutmen pemain baru. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, sebagaimana disampaikan Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi baru akan melakukan pemanggilan pemain setelah menjalani libur panjang di bulan Desember ini.Rencananya, ulas AQ (sapaan akrabnya) para pemain di skuad musim lalu yang masuk dalam skema rencana tim musim depan akan dihubungi via telepon oleh manajer tim. “Berikan dulu kesempatan bagi para pemain untuk menikmati libur bersama keluarga dulu. Kita juga masih dalam proses melakukan evaluasi rapor pemain musim lalu,” ulas AQ.Kompetisi tahun 2019 akan bersamaan dengan rangkaian agenda politik nasional, yakni pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang akan dilaksanakan bersamaan pada 17 April tahun depan. Agenda nasional tersebut, sebagaimana disampaikan Tigor Salomboboy Chief Operating Officer PT. LIB, Tigorshalom Boboy, dapat berpengaruh terhadap jalannya kompetisi jika pihak pengamanan maupun KPU dan Bawaslu tidak mengizinkan adanya pertandingan, utamanya di masa kampanye. Oleh karenanya, Tigor menyampaikan kemungkinan kompetisi baru akan berjalan usai Pilpres."Ada agenda-agenda lain yang terkait dengan sepakbola. Kami punya perencanaan setelah pilpres karena masih ada agenda juga yang belum selesai. Lalu, masa kampanye yang kami belum tahu apakah akan diizinkan atau tidak (memulai kompetisi) di masa itu. Jadi, kami pikir paling aman setelah pilpres," ungkapnya. Masih Evaluasi : Manajer Haruna Soemitro dalam proses pembentukan tim akan memperhatikan agenda resmi dari PSSI. Terhadap agenda tersebut, Madura United sebagaimana disampaikan Manajer Haruna Soemitro dalam proses pembentukan tim akan memperhatikan agenda resmi dari PSSI, utamanya agenda pramusim yang selama ini rutin digelar seperti Piala Presiden dan juga kelanjutan Piala Indonesia.“Kita masih ingin tahu kepastian agenda PSSI dalam pelaksanaan turnamen dan Kompetisi. Kalau soal pemain, saat ini masih proses evaluasi di internal klub,” ulas Haruna.***
Tim Dibubarkan, Pemain akan Dihubungi Kembali
AQ Ucapkan Terima Kasih untuk SeluruhnyaPresiden klub Madura United FC Achsanul Qosasi bersama manajer tim Haruna Soemitro secara resmi membubarkan tim kemarin lusa usai jalani pertandingan penutup Liga 1 2018 di aula salah satu hotel di Pamekasan.Pada kesempatan itu, Pelatih Madura United Gomes de Oliviera mengaku senang bisa memberikan kemenangan terakhir. Raihan tiga poin itu, ia persembahkan untuk semua yang tetlibat."Saya senang tadi bisa menang, dan ini juga akan menjadi kebahagiaaan bagi kita semua. Terakhir, saya mau mengucapkan terima kasih telah bekerja selama tiga tahun bersama tim ini," ujar Gomes. Terimakasih : Kebersamaan Tim Madura United FC setelah berlangsungnya proses pembubaran di salah satu hotel Pamekasan. Selanjutnya, tim secara adminsitrasi dilakukan pembubaran sebagai penanda bahwa ikatan bisnis antara pemain dengan klub sudah usai untuk musim ini. Selanjutnya, jelas Haruna, para pemain maupun semua pihak yang berada dalam tim Madura United masih akan menunggu selesainya laporan secara teknis, keuangan dan adminsitrasi yang akan dilaksanakan oleh manajer ke presiden klub."Saya akan mempertanggungjawabkan tim ini dari segi teknis, moral, dan keuangan dan semuanya secara administratif, nanti jika selesai akan ada pemanggilan ulang," kata Haruna.Begitu juga dengan AQ yang masih ingin melihat statistik penggawa Laskar Sape Kerrab. Dan, ia akan memilah serta memilih yang akan kembali dikontrak untuk mengarungi musim 2019."Saya akan minta hasil statistiknya dan akan dilihat kontribusinya selama bersama Madura United. Bagi yang dipandang bisa membantu tim ini lebih baik akan kami panggil kembali," ucap AQ.AQ juga mengucapkan terimakasih kepada semua pemain dan pelatih yang telah berjuang agar Madura United bisa finish di atas 10 besar, tepatnya di peringkat 7, yang ditandai dengan kemenangan atas Persela Lamongan dan finish peringkat 8 setelah kompetisi resmi usai. Hasil tersebut, jelas AQ, karena jika sampai Madura United finish di bawah 10 besar sponsor bisa pergi 100 persen jika sampai tim mengakhiri kompetisi dengan posisi di bawah 10 besar dan bahkan sampai terdegradasi.***

Gallery